Install Ubuntu Desktop 12.04 LTS

Langkah-langkahnya :
  1. Masukan Media Installasi bisa berupa Flasdisk, CD/USB Installer Ubuntu 12.04-nya.
  2. Tekan tombol pintas untuk masuk ke menu Quick Boot untuk memilih menu pilihan Booting, setiap PC/Laptop tentu akan beda-beda tergantung merk masing-masing bisa tombol Del, F1, F2 or F12..

 

3. Kalau Laptop Dell biasa tekan F12, untuk masuk ke menu Quick Boot kemudian pilih Drive yang ada Installalsi ubuntunya, misalnya Flashdisk, DVD/CD. kalau sudah dipilih kemudian tekan Enter dan nantinya akan keluar tampilan seperti di bawah ini.

 

Gambar 1 : Proses Booting
4. Pilih bahasa yang hendak digunakan, misal Bahasa Indonesia, kemudian pilih versi installasi apakah dicoba dulu apa langsung Install ke komputer Anda.
Gambar 2 : Pilih Bahasa

5. Ini yang saya maskud tadi, kalau komputer/pc terkoneksi internet cepat sebaiknya centang untuk sesi pemutahiran atau pasang dari pihak ke-3nya, biar pas installasi selesai kita bisa langsung Play MP3, dan Videonya. kalo sudah di pilih klik Lanjutkan.

Gambar 3 : Koneksi Internet

6. pilih  jenis installasinya, kalau pertama kali beli laptop/pc mendingan pilih yang hapus seluruh data, tapi kalau ada datanya atau mau didual booting, pilih sesuatu yang lain. kemudian klik Lanjutkan.

Gambar 4 : Jenis Installasi

7. Kalau harddiskyang dipakai masih belum dipartisi sebelumnya atau masih baru, Klik pilihan “Tabel Partisi Baru” kemudian klik Lanjutkan.

Gambar 5 : Buat Partisi Baru

8. Kalau proses diatas berhasil nanti akan keluar tampilan seperti gambar 6 dibawah ini, terdapat partisi yang kosong.

Gambar 6 : Persiapan Partisi

9. Kemudian kita buat Jenis-jenis partisi yang dibutuhkan di Linux, biasanya 2 partisi yang harus ada ( Ext4 dan SWAP). cara membuat partisinya sangat mudah cukup dengan klik partisi yang mau dibagi, kemudian klik menu “Tambah..” nanti akan keluar menu seperti gambar dibawah ini, kalau pilihan jenis partisinya pilih yang Utama saja, terus kita atur kapasitas yang mau dipakai, kemudian pilih letak partisi apakah diawal atau diakhir, kemudian gunakan jenis file systemnya, kali ini yang saya pilih untuk sistem berkas menggunakan Jurnal Ext4, terus pada Titik Terkait pilih type “/” dibaca root, kemudian klik OK.

Gambar 7 : Partisi Baru type “/” root

10. nah, untuk type yang satunya kita gunakan partisi yang tersisa untuk jenis partisi SWAP. pilih partisi yang tersisa tadi kemudian klik tambah.

Gambar 8 : Pembuatan Partisi SWAP

11. kalau nanti tampil menu seperti dibawah ini, tinggal setting-setting saja seperti settingan membuat partisi “/” tadi, bedanya ini memakai type SWAP. kalau sudah dipilih kemudian klik OK.

Gambar 9 : Pembuatan Partisi SWAP

12. kalau sudah semuanya kita Setting memakai Partisi Ext4 dan menggunakan SWAP, tinggal klik menu ” Pasang Sekarang”.

Gambar 10 : Format Harddisk

13. pilih lokasi dimana kamu berada, kemudian klik Lanjutkan.

Gambar 11 : Pemilihan Waktu

14. Pilih jenis Keyboard yang digunakan, kemudian Klik Lanjutkan.

Gambar 12 : Pilih Jenis Keyboard

15. Isi Nama Pengguna, Nama Komputer , Username, Passwordnya, kalau sudah klik Lajutkan.

Gambar 13 : Penamaan User dan Komputer

16. Proses Installasi sedang dilakukan, berdoa saja semoga tidak ada halangan.

Gambar 14 : Proses Installasi

17. Proses Installasi selesai, dan komputer akan meminta restart.

Gambar 15 : Installasi selesai

18. Setelah restart nanti akan ada menu tampilan seperti di bawah ini, tinggal masukan saja password yang dibuat tadi, kemudian Enter.

Gambar 16 : Login Session

19. Selamat, PC/Laptop Anda sudah berhasil Install Ubuntu 12.04.

Gambar 17 : Desktop Ubuntu 12.04

Menginstal Windows Server 2008




Cara Install Windows Server 2008 :



Jika anda sudah pernah menggunakan server seperti Windows 2003 Server, baik itu dari cara menginstall OS tersebut sampai dengan mengkonfigurasinya. Maka anda akan tertarik dengan OK yang satu ini, yaitu Windows 2008 Server. Tampilan yang dimiliki Sistem Operasi Jaringan ini sangat berbeda dengan Windows 2003 yang tampilannya seperti windows “jadul”.

Di Windows 2008 Server, terdapat juga fitur yang dimiliki oleh windows vista seperti windows aero, window media player 11, window photo gallery, windows photo viewer, dll. Namun fitur – fitur tersebut tidak diaktifkan secara default saat penginstallan. Anda bisa menginstall fitur – fitur tersebut saat anda selesai menginstall.

Jika sebelumnya saya telah menjelaskan bagaimana menginstall Windows 2003 Server, maka sekarang saya akan menjelaskan bagaimana menginstall Windows 2008 Server.

Untuk menggunakan Windows 2008 Server, maka dibutuhkan spesifikasi komputer seperti berikut.

Processor Minimum : 1GHz (x86 processor) or 1.4GHz (x64 processor)
Recommended : 2GHz or faster
Memory Minimum: 512MB RAM
Recommended: 2GB RAM or greater
Maximum (32-bit systems): 4GB (Standard) or 64GB (Enterprise and Datacenter)
Maximum (64-bit systems): 32GB (Standard) or 2TB (Enterprise, Datacenter and Itanium-Based Systems)
Available Disk Space Minimum: 10GB
Recommended: 40GB or greater
Drive DVD-ROM drive
Display and Peripherals • Super VGA (800 x 600) or higher-resolution monitor
• Keyboard
• Microsoft Mouse or compatible pointing device

Pastikan juga anda memiliki DVD installernya ya.. OK kita mulai tahap installasinya.

Pastikan komputer server anda dalam keadaan baik. Masukkan DVD installasi Windows 2008 Server anda ke DVD Rom. Lalu boot melalui DVD anda. Maka tampilan akan seperti gambar diatas. Tunggu sebentar karena setup sedang mengload file untuk wizard installasi.

Jika sudah selesai maka muncul tampilan seperti berikut. Pada Language to install pilih bahasa yang ingin digunakan. Kemudian di Time and currency format pilih Indonesian. Dan keyboard or input method pilih jenis keyboard anda. Pada dasarnya Indonesia menggunakan keyboard dengan tipe US. Jika sudah klik Next.

Klik Install now untuk memulai installasi.

Masukkan product key yang anda punya. Klik automatically activate windows jika anda ingin mengaktifkan windows anda langsung ketika windows selesai diinstall. Klik Next. Jika anda tidak ingin mengisi product key maka lanjut saja.

Peringatan akan muncul jika anda tidak ingin mengisi product key. Klik saja yes untuk lanjut.

 

Pilih tipe dari server yang ingin anda install. Disini saya akan menggunakan Windows Server 2008 Standard Full Installation. Kemudian klik Next.

Maka tampilan perjanjian lisensi akan keluar. Checklist I accept the license terms jika anda setuju. Kemudian klik Next.

Klik saja Custom (advance)

Pilih partisi yang anda pakai untuk menginstall windows server ini. Kemudian Klik Next.

Maka setup akan memulai installasi dan anda boleh meninggalkan komputer. Lama installasi tergantung pada jenis server yang anda pilih dan spesifikasi komputer anda.

Jika proses installasi anda berhasil. Maka komputer akan bisa masuk ke windows dan mucul tampilan seperti berikut. Klik saja OK untuk mengubah password Administrator komputer anda.

Isi password yang anda inginkan dua kali. Password harus berupa huruf, angka, dan simbol. Jika sudah klik tombol panah atau enter.

Maka jika berhasil akan muncul tampilan seperti berikut. Klik OK.

Windows akan mempersiapkan desktop.

Selesai sudah installasi Windows Server 2008 di komputer anda. Maka tahap selanjutnya adalah menginstall driver dan konfigurasi server anda.

 

Instalasi Linux openSUSE

ALAT DAN BAHAN

Alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum adalah:
1. Komputer (PC)
2. DVD OS openSUSE

C. TEORI PENDUKUNG
Proses instalasi pada openSUSE  sudah jauh lebih singkat, simple dan cepat dibandingkan versi sebelumnya. Ada banyak perubahan perbaikan yang akan memukau para pengguna openSUSE versi terdahulu maupun pengguna baru openSUSE yang beralih dari Windows ataudari distro lain. Instalasi openSUSE  tersedia dalam 2 cara, yaitu instalasi menggunakan DVD Instalasi dan instalasi menggunakan LiveCD. Tutorial ini akan mendeskripsikan proses instalasi menggunakan DVD.

D. LANGKAH KERJA

1. masukkan CD install windows kedalam CD/DVD Room, setelah itu tekan tombol power, setelah itu ketika booting cepat tekan tombol delete, jika tidak masuk kedalam BIOS berarti tipe motherboard anda menggunakan tombol F2 untuk masuk kedalam BIOS. Ulangi dengan menekan tombol reset kemudian tekan F2. Jjika sudah masuk kedalam BIOS maka akan tampil seperti gambar dibawah ini.

IMG20150421153717[1]

setelah itu arahkan pilhan pada boot dan pilih CD-ROM Drive, kemudian simpan perubahan yang anda lakukan tadi dengan memilih exit dan [yes]. Maka komputer akan kembali restart

IMG20150421153728[1]

E. catatan : Dalam beberapa tipe motherboard terdapat hotkey atau shortcut untuk memilih first booting tanpa masuk kedalam BIOS, caranya adalah menekan F10

2. Setelah komputer restrat, akan tampilan yang menawarkan jika anda ingin meng-install tekan sembarang tombol, setelah itu akan tampil seperti berikut
3

 

4. Boot komputer dengan posisi CDROM sebagai pilihan pertama pada boot device
priority di BIOS

3) Pilih Installation. Pada pilihan ini, kita dapat mengubah pilihan bahasa untuk instalasi, ukuran layar, lokasi sumber instalasi (DVD atau melalui network), pilihan kernel dan tambahan driver.

4) Kita akan masuk ke posisi Welcome Screen. Klik Next

IMG20150421154142[1]
5) openSUSE akan melakukan deteksi hardware dan sistem yang ada. Tunggu sebentar hingga proses deteksi selesai dilakukan.

IMG20150421154240[1]

6) Pilihan berikutnya adalah pilihan instalasi, apakah berupa Instalasi Baru, Update atau Perbaikan Instalasi Sebelumnya. Karena proses ini merupakan instalasi awal, pilih New Installation.

IMG20150421154252[1]

 

7) Berikutnya adalah menentukan waktu dan area waktu (Time Zone). Pilih Asia Jakarta jika memang tinggal didaerah WIB dan pilih area lokasi lain jika tinggal di area waktu WITA/WIT

IMG20150421154649[1]

8) Pilihan berikutnya adalah menentukan desktop manager. Tersedia berbagai pilihan, baik Gnome, KDE 3.5, KDE 4maupun yang lain (XFCE, minimal system dll)

IMG20150421154710[1]

9) Setelah menentukan Desktop Manager, tahap selanjutnya adalah menentukan formasi harddisk. Jika sudah memiliki data pada harddisk, tahap ini adalah tahap yang perlu perhatian extra agar jangan sampai data yang sudah ada termasuk kedalam bagian yang akan diformat. Saran saya, sebaiknya memilih partisi / (partisi root) yang lebih besar daripada /home karena / akan menjadi folder utama dan melakukan resize ukuran / jauh lebih sulit daripada melakukan resize ukuranpartisi lainPanduan

IMG20150421154323[1]

10) Tahap berikutnya adalah menentukan nama user dan password sistem. Untuk kemudahan, kita bisa menggunakan password sistem sebagai password admin
(root)

IMG20150421154751[1]

11) Sebelum proses instalasi dilakukan, ada overview mengenai pilihan yang sudah dilakukan. Kita masih bisa melakukan perubahan dari halaman overview ini.

IMG20150421154805[1]

12) Jika sudah OK, kita bisa memilih tombol Install.

IMG20150421154814[1]

13) Tahap terakhir adalah proses konfigurasi secara otomatis untuk menentukan resolusi layar dan konfigurasi hardware lainnya.

IMG20150421154825[1]

14) Setelah proses ini selesai,  maka akan tampil desktop seperti gambar d bawah ini. opensuse siap untuk di gunakan.

IMG20150421160357[1]    IMG20150421160424[1]

 

 

LANGKAH KERJA INSTALASI WINDOWS XP

Sebelum melkukan instalasi Windows XP kita harus menyiapkan CD/DVD Windows Xp, windows xp yang akan di install adalah Windows Xp Professional. Dan pastikan komputer memiliki CD/DVD driver hardwarenya. Adapun langkah – langkah menginstal Windows Xp adalah sebagai berikut.

1.Dinyalakan komputer, kemudian masukan CD/DVD pada CD/DVD driver lalu tekan Ctrl+Alt+Delete untuk merestart komputer.Pada saat loading restart tekan F11 agar bisa masuk kebios dn membaca CD/DVD Windows Xp yang akan digunakan.

2.Kemudian kita akan masuk pada bios kemudian piih BOOT pada menu dan pilih item HL-DT-ST DVDRAM GH24NS70, tekan Enter.Maka tampilannya akan keluar seperti pada gambar dibawah ini.

1

3.Dilanjutkan dengan menekan Enter,maka gambar akan terlihat seperti dibawah ini.

2

4.Selanjutkan kita akan mengatur partisi, partisi yang ada yaitu partisi C,partisi E, partisi F. Karena kita ingin menginstal sepenuhnya Windows Xp pada komputer maka ketiga partisi harus dihapus dan di atur kembali. Yang pertama klik E atau partisi 1, kemudian klik D = Delete partition untuk menghapus. Dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

3

5.Setelah klik Delete maka akan tampil seperti pada gambar dibawah ini dan kemudian klik Delete

4

6.Kemudian klik F atau partisi 2, lalu klik D = Delete Partition untuk menghapus partisi, seperti gambar dibawah ini.

5

7.Setelah itu akan tampil seperti dibawah ini kemudian klikL = Delete.

6

8.Ketiga klik C atau partisi 3 kemudian klik D = Delete Partition untuk menghapus partisi 3 seperti gambar berikut.

7

9.Setelah tampil seperti gambar dibawah ini kemudian klik Enter = Contineu.

8

10.Setelah kita klik enter kemudian akan tampil seperti yang dibawah ini dan klik L = Delete.

9

11.Apabila semua partisi telah dihapus kemudian kita buat partisi baru.Kita klik pada C.

10

12.Seterusnya kita mengatur partisi,isi 20000 MB.Dan tekan enter.

11

13.Kita tunggu beberapa saat karena komputer sedang loading memformat partisi lama dan membuat partisi baru.

12

14.Tunggu sampai mengkopi file ke folder instalasi selesai.

13

15.Kemudian akan terlihat tampilan tulisan Microsoft Windows Xp tetapi ini belum selesai.

14

16.Tunggu beberapa menit untuk menyelesaikan instalasi.

15

17.Akan tampil Regional and Language Options seperti yang dibawah ini. Kemudian klik Next.

16

18.Isi nama pengguna contoh seperti pada tampilan nama yang digunakan Mouren Ariska. Kemudian klik Next.

17

19.Isi password untuk administrasi dan isi confirm password. Klik Next.

18

20.Atur tanggal, waktu setempat kemudian pilih negara atau itu kota negara kita berada, lalu klik Next.

19

21.Kemudian komputer akan terestart. Dan akan tampill seperti gambar dibawah ini.

20

22.Lalu setelah menunggu beberapa saat akan tampil Welcome to Microsoft Windows untuk melanjutkan klik Next.

21

23.Pilih Not Righ Now untuk melanjutkan klik Next.

22

24.Ketika tampilan Thank you kemudian klik Finish.

23

25.Kemudian akan tampil pada layar monitor Welcome menandakan instalasi telah selesai.

24

26.Dan kemudian pada layar monitor akan tampil layar Dekstop Windows Xp.

25

 

 

27.Kalau sudah sampai pada gambar ini maka proses instalsudah selesai tinggal hanya pengaturan jaringannya,dan anda

 

CARA BONGKAR-PASANG LAPTOP IBM THINKPAD

 

IMG20150317142746

BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Dalam era globalisasi dewasa ini perkembangan Teknologi Informasi semakin menunjukan kemajuan. Bukan hanya dinegara maju saja, tetapi dinegara-negara berkembang juga sudah terlihat kemajuannya dalam bidang Teknologi Informasi. Bahkan perkembangan teknologi komputer yang sangat cepat sekarang ini memberi dampak positif dalam segala bidang, termasuk dalam bidang musik. Salah satunya adalah trend penggunaan software untuk mensimulasi keyboard synthesizer yang pernah ada atau bahkan menciptakan synthesizer yang belum pernah ada sebelumnya.

Kebanyakan para pengguna belum sepenuhnya mengerti tentang spek- spek Komputer/Laptop yang harus dimiliki sebuah Komputer/Laptop untuk menjalankan sebuah aplikasi tertentu. Maka dari itu laporan ini dibuat untuk panduan bongkar pasang sebuah laptop. Supaya kita bisa mendapatkan hasil yang maksimsal dan kita tidak harus mengeluarkan banyak biaya.

1.2 Tujuan

  1. Dalam percobaan ini, akan diujikan bagaimana Cara membongkar dan merakit laptop kembali.

 

 

BAB II

DASAR TEORI

 

2.1 Dasar Teori

  • Pengenalan Komponen Dan Fungsinya
  1. Carger

Cable Power

Fungsi    : Sebagai kabel penyalur sumber daya ke adaptor.

Input       : v = 220V – 250V

: I = 1,5 A

  1. Baterai

Fungsi    : Sebagai sumber daya cadangan ketika laptop dalam

keadaan tidak   terhubung   langsung dengan adaptor.

Model     : 6 cell.

Merk       : Li-on.

  1. Cassing
  • Cassing Atas

Fungsi    : Pelindung koponen bagian dalam sekaligus tempat

terpasangnya mainboar dan komponen- komponen

lainnya.

Model      : Sesuai dengan merk dan type dari laptop

  • Cassing bawah

Fungsi    : Pelindung komponen pada bagian atas sekaligus

tempat untuk memopang keyboard

  • Cassing LCD

Fungsi    : Sebagai pelindung serta stan tempat terpasangnya

engsel laptop, LCD , Inverter LCD, Speaker, dan juga

Kamera.

  1. Hardisk

Fungsi        : Tempat penyimpanan data permanen.

Model        : SATA

Kapasitas   : –

Merk          : –

  1. Optikal Drive

Fungsi    : Sebagai pembaca kaset dalam bentuk piringan CD

atau DVD.

  1. Keyboard

Fungsi      : Sebagai perangkat untuk menginput data yang akan

diproses.

Model      : Disesuaikan dengan bentuk dan type dari masing-masing

laptop.

  1. Mainboard

Fungsi      : Sebagai tempat menempelnya beberapa komponen penting

pada laptop.

Model      : Disesuaikan dengan bentuk dan type dari masing-masing

laptop.

  1. Slot Memory

Fungsi      : Sebagai tempat tertancapnya memory RAM.

Jumlah     : Pada umumnya ada 2 buah.

Model      : DDR3

  1. Memory

Fungsi      : Sebagai tempat penyimpanan data sementara.

Jumlah     : Pada umumnya ada 2 buah.

Model      : DDR3

  1. Soket processor

Fungsi      : Sebagai tempat tertancap atau terpasangnya processor.

Jumlah     : 1 Buah

Model      : Disesuaikan dari bentuk Processor.

  1. Fan Processor

Fungsi      : Sebagai kipas pendingin dari processor, mengurangi panas

yang dihasilkan oleh processor dan chipset.

Jumlah     : 1 buah.

Input        : Tegangan = 5V

Model      : 2 urat (Negatif, Positif) dan 3 urat (Negatif,Positif dan Data)

  1. Processor

Fungsi      : Sebagai tempat memroses data masukan dan memberikan data

keluaran.

Model      : Intel Inside

  1. Chipset

Fungsi      : Sebagai pengatur jalur lalu lintas data.

Model      : Nortbridge dan Southbridge.

  1. Speaker

Fungsi      : Sebagai perangkat output untuk mengeluarkan informasi dalam

bentuk suara.

Model      : Stereo

  1. Port USB

Fungsi        : Sebagai tempat manancapnya USB.

  1. Port VGA

Fungsi      : Sebagai tempat menancapnya kabel VGA

  1. Port LAN

Fungsi      : Sebagai tempat menancapnya kabel jaringan baik cross atau

stright ( RJ-45).

  1. Port Power

Fungsi      : Sebagai tempat tertancapnya carger

  1. Buttom power

Fungsi      : Sebagai tempat terpasangnya komponen tombol power (tombol

untuk menghidupkan (on) atau mematikan(off) laptop).

Model      : Onboard dan Outboard.

  1. LCD

Fungsi      : Sebagai perangkat output untuk menampilkan informasi dalam

bentuk tampilan visual/ gambar.

Model      : LED.

Size          : 14 inci.

BAB III

METODE PERCOBAAN

3.1 Alat dan Bahan

     Tabel 3.1.1  Alat dan bahan.

NO Alat dan Bahan Jumlah
1. Laptop Tipe IBM Thinkpad 1 Buah
2. Obeng Set 1 Buah
3. Wadah 1 Buah
4. Hp Camera 1 Buah

3.2  Langkah Kerja

Pada bagian ini saya akan memperlihatkan bagaimana cara buka pasang laptop atau bagian-bagian dalam laptop. Dalam contoh ini hanya satu contoh dari tiap merek laptop dengan cara mengambil salah satu model dari merek laptop bersangkutan. Pada laptop IBM Thinkpad cara buka pasang pasti berbeda dengan laptop yang lainnya. Adapun tahapan langkah – langkah pembongkaran yang biasa dilakukan yaitu :

1. Siapkan alat dan bahan.

2. Lepaskan baterai laptop.

m

3. Bukalah semua baut yang terpasang pada cassing laptop ( gunakan obeng bunga) dan simpan pada wadah yang sudah disiapkan.

mm

Catatan :

Pisahkan baut dari pelepasan baut –baut cassing dan baut-baut komponen.

4. Lepaskan penutup RAM tambahan.

mmm

5. Lepaskan penutup Touchpad laptop dengan perlahan dan tarik kabel yang masih terkoneksi dengan mainboard.

mmmm

6. Lepaskan keyboard laptop dengan perlahan dan tarik keyboard kearah atas. Hati-hati karena kabel laptop masih terkoneksi dengan mainboard.

mmmmm

7. Lepaskan kabel koneksi keyboard ke mainboard, Caranya yaitu dengan melepas kabel koneksi keyboard  yang terjepit pada socket pada mainboard. Tarik pengunci ke arah luar kemudian tarik lepas kabel koneksinya.

8. Lepaskan memory Ram dari slot memory. Caranya yaitu dengan menarik ke arah luar masing pengunci hingga memory nampak terangkat dari slotnya, kemudaian tariklah memory keluar dari slotnya.

mmmmmm

9. Lepaskan hardisk. Caranya yaitu buka terlebih dahulu baut pengunci harddisk, tarik hardisk secara perlahan sambil mencungkil atau mendorongya keluar dari slotnya dengan obeng plat.

mmmmmmm

10. Buka dahulu baut pengunci optical drive.

mmmmmmmm

11. Kemudian lepaskan optical drive. Dengan menarik saja optical drive secara perlahan-lahan.

mmmmmmmmm

12. Lepaskan wireless card dari mainboard dengan membuka bautnya. Angkat keatas wireless card sambil menariknya keluar. Kemudian lepaskan kabel wireless yang terpasang pada perangkat wireless (ada 2 kabel yang berwarana hitam (1) dan putih (2).

mmmmmmmmmmm

13. Lepaskan baut pada panel VGA card kemudian di tarik keatas secara perlahan-lahan.

mmmmmmmmmm

14. Lepaskan panel power button. Caranya yaitu dengan mengcungkil pengait menggunakan obeng plat/mines pada panel power button. Kemudian menariknya dengan perlahan keatas.

mmmmmmmmmmm1

15. Lepaskan monitor LCD dengan cara membuka baut pada masing engsel yang terpasang pada bagian belakang monitor LCD.

mmmmmmmmmmmm

16. Kemudian lepaskan cassing sampingnya dengan menarik secara perlahan.

mmmmmmmmmmmmm

17. Kemudian lepaskan kabel fleksibelnya dari mainboarg secara hati-hati menggunakan tang atau obeng plat.

mmmmmmmmmmmmmm

18. Lepaskan kabel koneksi speaker. Caranya yaitu dengan menarik kabel pada mainboard keatas dari socketnya.

mmmmmmmmmmmmmmm

19. Kmudian lepaskan speaker. Caranya yaitu dengan membuka baut speaker menggunakan obeng positif.

mmmmmmmmmmmmmmmm

20. Lepaskan fan laptop dan cabut kabel koneksinya, headsing/ pendingin  Kemudian lepaskan  processor dari slotnya dengan terlebih dahulu membuka pengunci processor itu sendiri (gunakan obeng plat untuk membuka pengunci, ikuti petunjuk arah putar dan pembukanya yang tertera pada pengunci).

mmmmmmmmmmmmmmmmm

Adapun tahapan langkah – langkah pemasangan/perakitan yang biasa dilakukan yaitu kerjakan langkah-langkah diatas secara urutan terbalik. Artinya yang paling terakhir dibuka menjadi yang paling pertama dipasang kembali. Jadi dari nomor 20-1 dan selesai.

BAB IV

PENUTUP

4.1 KESIMPULAN

  • Perakitan laptop IBM Thinkpad dengan komponen seperti  Memory, card WLAN, prosesor, dan harddisk yang akan di bongkar dan di pasang ke laptop IBM Thinkpad harus secara hati-hati agar komponen tidak ada yang rusak.

 

Perbedaan Komponen Saat Perakitan PC Dan Tahap Instalasi Windows 7

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi komputer yang begitu pesat telah merubah segalanya, berupa hadirnya masyarakat yang tidak bisa hidup tanpa adanya komputer. Yang dulunya masih awam terhadap komputer, sekarang seakan-akan gak bisa hidup tanpa komputer. Hal ini merupakan sebuah tantangan sekaligus kabar gembira karena membuktikan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang adaptif. Hal mendasar yang lazim menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat awam yang ingin mulai memanfaatkan komputer adalah mengenai “fisik” komputer itu sendiri. Dengan mengenal jenis perangkat keras yang ada di sebuah unit komputer dan menguasai teknik-teknik perakitannya, maka masyarakat akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan komputer sesuai kebutuhan dan alokasi dana yang dimilikinya.
Selain itu latar belakang mahasiswa untuk mempelajari perakitan dan instalasi komputer adalah dikarenakan semakin pesatnya perkembangan komputer, serta banyak masyarakat yang masih awam terhadap komputer untuk itu diharapkan mahasiswa yang telah belajar tentang perakitan itu bisa nantinya memperbaiki serta merakit komputer masyarakat yang membutuhkan bantuan, serta juga bisa membuka kursus tentang perakitan komputer dirumah nantinya.

1.2 Rumusan Masalah
1. Belum mengetahui semua tentang pemasangan komponen-komponen pada komputer.

1.3 Tujuan
1. Mahasiswa diharapkan mampu mengetahui tindakan yang membahayakan dalam proses pemasangan komponen PC.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perbedaan Komponen Saat Perakitan PC
Di bawah akan saya jelaskan perbedaan komponen saat melakukan perakitan PC, yaitu :
a. Motherboard

IMG20150310144853atxr-qz35q-top-1280

Jenis – Jenis Motherboard Komputer yang akan digunakan saat perakitan yaitu:
• Gigabyte GA-EP43 DS3L support untuk Intel G41/1333 MHz, DDR2, Audio 7.1, LAN, LGA 775, dan ATX.
• MSI MS7623 880 GMA-E45 support dengan AMB880G dan memori DDR3/1333.
• Asus M4A78LT-M Plus support dengan AMD760G dan memori DDR3/1333.
Motherboard yang kurang baik akan mengakibatkan tidak maksimalnya kinerja peripheral lain. Oleh karena itulah, kinerja komputer sangat dipengaruhi oelh pemilihan motherboardyang tepat. Banyak merek dan jenis mainboard yang beredar saat ini. Bagi yang ingin merakit komputer sendiri, disarankan agar lebih hati-hati dalam memilih jenis motherboard. Pamakaian jenis processor sangat mempengaruhi pemilihan motherboard. Mungkin pada jenis – jenis motherboard di atas yang saya gunakan saat praktikum yang pertama dan yang kedua yaitu pada jenis motherboard yang pertama. Dan masih banyak lagi jenis – jenis motherboard dan tidak saya jelaskan semuanya di sini.

  1. Processor

nnnnnnnnn

Jenis – Jenis Prosessor Komputer yang akan digunakan saat perakitan yaitu:
• AMD Processor (Advanced Micro Processor).
Socket A/46 2
Processor yang Compatible : Athlon Thunderbird, Athlon XP/MP 3200t Duran, Sempron.
• Intel Processor.
Socket LGA 775
Processor yang Compatible : Pentium D, Celeron D, Pentium Extreme Edition, Core 2 duo, Core 2 extreme, Core 2 quad, Xion 3000 series.
Pada jenis – jenis processor di atas yang saya gunakan saat praktikum yang pertama menggunakan Processor AMD dan yang kedua yaitu pada jenis Processor INTEL.

  1. Heatsink

43

  • Heatsink Prosesor AMD dan Heatsink Prosesor INTEL.
    Bentuk Penampang AMD pada bagian atas (AMD tipe Duron dan Athlon) adalah segi empat yang memiliki segi empat kecil sebagai tempat berkumpulnya jutaan komponen sehingga panas hanya mampu meyebar di segi empat kecil itu.
    Kemudian dari segi empat kecil tersebut panas dibuang melalui Heatsink (besi bersirip yang dipasangi kipas pembuang panas) yang menempel pada prosesor AMD.
    Sedangkan pada Prosesor intel, memiliki penampang bagian atas yang keseluruhan menempel pada Heatsink. Bisa di tebak dengan pengetahuan awam. Panas mampu menyerap sempurna dari seluruh bagian prosesor.
    Pada jenis – jenis Heatsink Prosesor di atas yang saya gunakan saat praktikum yang pertama menggunakan Heatsink Processor AMD dan yang kedua yaitu pada jenis Heatsink Processor INTEL.
  1. Ram/Memory

a
DDR2 RAM memiliki clock cycle dua kali lebih banyak. Artinya, kemampuanya dua kali lebih cepat dibandingkan DDR1. Memory clock-nya terentang dari 100 MHz sampai 266 MHz. Jenis DDR2 memiliki nama standar DDR2-400, DDR2-533, DDR2-667, DDR2-800 dan DDR2-1066. Dan frekuensi transfer antara 400-1966 MHz.
Sementara DDR3 RAM, dari segi memory clock-nya tak jauh beda dengan DDR2 yaitu dari 100 MHz sampai 266 MHz. Bedanya terletak frekuensi transfernya yang lebih tinggi yaitu mencapai 2133 MHz (DDR2 maksimal hanya sampai 1066 MHz) dan voltasenya yang lebih hemat yaitu hanya 1.5v (DDR2 memerlukan voltase 1.8v dan DDR 1 dengan 2.5/2.6v).
Pada jenis – jenis Ram/Memory di atas yang saya gunakan saat praktikum yang pertama dan yang kedua yaitu pada jenis Ram/Memory DDR2.

  1. Kabel ATA / IDE dan Kabel Sata

k

  • Kabel SATA sangat cocok untuk membaca HDD yang berkapasitas besar.
    • Penyambungan / Pemasangan kabel yang sangat mudah berbanding dengan kabel IDE/ATA.
    • Dari segi pemasangan kabel SATA lebih efisien dan tidak memerlukan banyak ruang, karena ukurannya yang relatif kecil.
    Pada jenis – jenis Kabel ATA / IDE dan Kabel Sata di atas yang saya gunakan saat praktikum yang pertama menggunakan Kabel ATA dan yang kedua menggunakan Kabel SATA.
    f. Pemasangan Kabel Front Panel

aaaaaaaaaaal

  • Pemasangan Kabel Front Panel pada gambar yang sebelah kiri sangatlah gampang cuma melihat pin yang kosong dan cocok kemudian langsung di pasang.
    • Pemasangan Kabel Front Panel pada gambar yang sebelah kanan sangatlah ribet. Pada umumnya kabel negatif berwarna putih atau hitam. Tetapi jika kabel putih dan hitam menjadi pasangan maka yang putih yang negatif. Jika tidak ada kabel warna putih atau hitam biasanya akan ada warna merah sebagai kabel positif.
    • Berikut gambaran susunan pin yang telah ada nomor, ingat pin nomor 10 adalah yang kosong.

p

  • Sekarang tinggal menghubungkan pasangan kabel masing-masing ke pin-pin tersebut. Yang akan dihubungkan adalah :
    1 – 3 Ke kabel HDD LED
    2 – 4 Ke kabel POWER LED
    5 – 7 Ke kabel RESET SW
    6 – 8 Ke Kabel POWER SW, Sedangkan pin nomor 9 biarkan kosong.
    • Pada jenis – jenis Pemasangan Kabel Front Panel di atas yang saya gunakan saat praktikum yang pertama dengan gambar yang sebelah kiri dan yang kedua dengan gambar yang sebeelah kanan.

2.2 Tahap – Tahap Instalasi Windows 7
• Untuk memulai proses instalasi windows 7, akan perlu boot pertama dari Windows 7 dari perangkat USB (menggunakan Flashdisk).
• Khusus untuk booting dari flash disk, maka masukan terlebih dahulu flash disk sebelum menyalakan komputer atau laptop.
• Nyalakan Komputer / Laptop. Saat meyalakan Laptop / Komputer Masuk Setup Menu dengan menekan F2 (Pada beberapa Laptop merk lain Esc, F1, F10 atau Del Pada Komputer). Ubah Boot Pertama ke Flash Disk, ini diperlukan agar Boot Pertama dilakukan melalui Windows 7 Flash Disk.
• Arahkan Boot Pertama Jadi Flashdisk sesuai keinginan, Tampilan ini pun beraneka ragam tergantung merk.

m

  • Exit/F10, Saving Changes Kemudian Yes, dan Komputer/Laptop akan segera Restart.
    • Pada Langkah ini Instalasi Windows otomatis akan berjalan seperti biasa sebagaimana instalasi menggunakan DVD installer.

mm

  • Pilih English, Klik Next

mmm

  • Kemudian akan keluar Install Now, dan Klik Install Now.
    • Klik I accept the license terms, kemudian Klik Next.
    • Pada Langkah ini, sangat penting, penting, dan penting, Klik Custom (advenced) – Langkah ini akan memproses Windows dari awal, sehingga nanti akan seperti baru, dan menghapus semua sistem yang lama.

mmmm

  • Setelah Itu masuk ke Contoh Gambar Di bawah ini, Pada langkah ini Penting Untuk Mengatur Partisi Yang akan di instal Windows 7 Yang Baru. Gambar di bawah ini contoh Laptop yang memiliki 3 Partisi, Pertama System Reserved, Kedua Windows 7 lama alias C:, dan Ketiga Data alias D:.

mmmmm

  • Delete Partisi System Windows Yang Lama, maka sistem Lama (C:) akan terhapus, dan My Documents pun akan terhapus seluruhnya, karena My Documents termasuk C: Jadi kalo simpan Data-data dikemudian hari sebaiknya di D: atau E: Arahkan kursor, Delete Partisi dengan Klik Delete, kemudian klik OK – OK aja, sampai tampilan pada gambar berikutnya.

mmmmmm

  • Arahkan Kursor Pada Partisi Yang Akan diisi Windows 7 Yang Baru, Klik New Kemudian Klik OK – OK (Untuk diketahui, disini ada suatu nilai berapa Byte Hard Disk).

mmmmmmm

  • Maka Tampilan akan seperti berikut, Kemudian arahkan Kursor Pada Partisi Yang Akan Di instal Windows Yang Baru (Primary), Kemudian Klik Next

mmmmmmmm

 

  • Proses Instalasi Benar-benar dimulai, selanjutnya akan berjalan Otomatis. Jangan klik apapun, biarkan saja sampai restart dengan sendirinya.

mmmmmmmmm

  • Wajib Cabut Flashdisk sesudah restart dengan sendirinya. Setelah Restart, Windows akan melanjutkan instalasinya (Finalizing Installation) secara otomatis.
    • Setelah Restart yang kedua kalinya, maka akan menemukan bahwa Proses Instalasi Windows 7 Dengan Flash disk telah Sukses.

mmmmmmmmmm

  • Isi Nama untuk Laptop, Komputer, bebas, Trus Klik Next.

mmmmmmmmmmm

  • Jangan diisi ketika diminta isi password , kecuali Laptop atau komputernya ingin memakai password, kemudian klik Next.

mmmmmmmmmmmm

  • Jika sudah memiliki Kode Windows 7, ketik kodenya dalam kotak tersedia, dan klik Automatically activate Windows. Jika belum mempunyai kode, jangan diisi apapun, Disebelah Next nanti ada Skip, jadi Klik Skip.

mmmmmmmmmmmmm

  • Klik Use recommended settings. Sesuaikan waktu yang dikehendaki, kemudian klik Next.
    • Namun bagi yang belum memasukan kode windowsnya (atau belum di aktifkan-activated), maka sempurnanya windows tersebut hanya berlaku 30 hari, jika 30 hari belum di aktifkan, tampilan windows akan berubah hitam, dan jika dibiarkan kadang bisa merusak hardware Laptop atau Netbook, sebaiknya segera aktifkan Windows setelah Instalasi selesai, Bertanya kepada yang lebih mengetahui.

mmmmmmmmmmmmmm

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan

  1. Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.Ø
Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yangØ terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusiØ dari program POST. Tekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. BeberapaØ seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.Ø
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OperasiØ dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS.
b. Penanganan Masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan olehØ switch atau kabel daya belum terhubung. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/LED dari hardisk, kesalahan pemasangan belum pas terhubung.

Langkah-Langkah Merakit PC

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Perkembangan teknologi komputer yang begitu pesat telah merubah segalanya, berupa hadirnya masyarakat yang tidak bisa hidup tanpa adanya komputer. Yang dulunya masih awam terhadap komputer, sekarang seakan-akan gak bisa hidup tanpa komputer. Hal ini merupakan sebuah tantangan sekaligus kabar gembira karena membuktikan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang adaptif. Hal mendasar yang lazim menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat awam yang ingin mulai memanfaatkan komputer adalah mengenai “fisik” komputer itu sendiri. Dengan mengenal jenis perangkat keras yang ada di sebuah unit komputer dan menguasai teknik-teknik perakitannya, maka masyarakat akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan komputer sesuai kebutuhan dan alokasi dana yang dimilikinya.
Selain itu latar belakang mahasiswa untuk mempelajari perakitan dan instalasi komputer adalah dikarenakan semakin pesatnya perkembangan komputer, serta banyak masyarakat yang masih awam terhadap komputer untuk itu diharapkan mahasiswa yang telah belajar tentang perakitan itu bisa nantinya memperbaiki serta merakit komputer masyarakat yang membutuhkan bantuan, serta juga bisa membuka kursus tentang perakitan komputer dirumah nantinya.

1.2 Rumusan Masalah
1. Belum mengetahui semua tentang pemasangan komponen-komponen pada komputer.

1.3 Tujuan
1. Mahasiswa diharapkan mampu mengetahui tindakan yang membahayakan dalam proses pemasangan komponen PC.

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Langkah-Langkah Merakit Komputer
a. Memasang Power Supply

aa

 

  • Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
    • Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
  1. Memasang Motherboard

aaa

  • Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.
  1. Memasang Prosessor

aaaa

  • Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
    • Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
    • Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
    • Turunkan kembali tuas pengunci.
  1. Memasang Heatsink

aaaaa

  • Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.
  1. Memasang Ram/Memory

aaaaaa

  • Cara memasang Ram / modul memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.
  1. Memasang Harddisk

6

  • Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. Pasang baut agar kokoh dan kencangkan dengan obeng.
  1. Memasang CD-Rom / DVD-Rom

7

  • Masukan cd rom atau dvd rom melalui bagian depan casing (jangan lewat dalam casing tapi lewat luar ). Pasang baut agar kokoh dan kencangkan dengan obeng.
  1. Memasang Kabel IDE

8

  • Pasang kabel data IDE pada port data di belakang hard disk. Pemasangannya tidak sulit. Cocokkan saja ujung kabel dengan port data di hard disk, jadi tidak mungkin terbalik. Lalu, pasang ujung satunya dari kabel data tersebut pada port IDE 1 atau primary IDE. Cara pemasangannya sama dengan pemasangan ke hard disk.
    • Pemasangan pada CD-Rom/DVD-Rom sama seperti pada Harddisk.
  1. Memasang Kabel Usb dan Kabel Power

9aaaaaaaaaaa

 

  • Di cocokkan posisi pin yang pas kemudian di pasang pada bagiannya masing – masing.
  1. Penyelessaian Akhir
    • Pasang penutup casing dengan menggeser.
    • sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
    • Pasang konektor monitor ke port video card.
    • Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
    • Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
a. Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.Ø
Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yangØ terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusiØ dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. BeberapaØ seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.Ø
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OperasiØ dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS.
b. Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan olehØ switch atau kabel daya belum terhubung. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/LED dari hardisk, kesalahan pemasangan belum pas terhubung.